Pentas Seni Anak dan Remaja Meriahkan Malam Dinamika SOMA KMKI Ketapang

0
75

Ketapang, 7 Maret 2026. Kegiatan School of Missionary Animators (SOMA) yang diselenggarakan oleh Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Keuskupan Ketapang tidak hanya diisi dengan sesi pembinaan dan refleksi spiritual, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan melalui kegiatan dinamika bersama anak dan remaja yang berlangsung pada Sabtu malam (7/3/2026) pukul 19.45–22.00 WIB di Rumah Adat Dermalo Josep Murial, kawasan Catholic Center Paya Kumang.

Kegiatan malam dinamika ini dipandu oleh panitia dari Paroki Keluarga Kudus Sepotong bersama para remaja Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Acara tersebut menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak dan remaja untuk menampilkan bakat mereka sekaligus mempererat persaudaraan di antara peserta SOMA. Sejak awal acara, suasana aula dipenuhi dengan tawa, tepuk tangan, dan semangat para peserta.

Pentas Seni Anak dan Remaja

Pentas seni yang digelar menampilkan beragam pertunjukan kreatif dari anak-anak dan remaja SEKAMI Paroki Keluarga Kudus Sepotong. Beberapa penampilan antara lain:

  • Drama singkat bertema kehidupan iman.
  • Tarian tradisional Dayak.
  • Berbagai atraksi seni lainnya.

Drama yang dibawakan mengangkat pesan tentang pentingnya kebersamaan, persaudaraan, dan kesetiaan dalam hidup beriman. Sementara itu, tarian Dayak menjadi daya tarik utama dengan busana adat yang menggambarkan kekayaan budaya lokal Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan budaya yang hidup di tengah masyarakat Keuskupan Ketapang.

Suasana Kebersamaan yang Hangat

Malam itu menjadi kesempatan bagi para peserta SOMA untuk berinteraksi secara santai. Para animator, pendamping, imam, suster, serta peserta dari berbagai paroki tampak menikmati suasana tersebut. Kebersamaan ini selaras dengan tema SOMA tahun ini, yaitu “One in Christ, United in Mission” yang menekankan persatuan dalam tugas perutusan Gereja.

Ruang Ekspresi dan Pendekatan Pastoral

Panitia menjelaskan bahwa pentas seni ini sengaja disiapkan sebagai pendekatan pastoral yang menggabungkan pembinaan iman dengan kreativitas. Melalui seni, anak-anak belajar menyampaikan nilai iman dengan cara yang menyenangkan. Bagi para animator, pengalaman ini menjadi inspirasi dalam mengembangkan metode pendampingan di paroki masing-masing.

Menguatkan Semangat Misi

Melalui kegiatan ini, anak-anak dan remaja tidak hanya menjadi objek pendampingan, tetapi juga subjek yang aktif dalam kehidupan Gereja. Kreativitas dan budaya terbukti menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan semangat iman. Rangkaian kegiatan ditutup dengan rasa syukur dan kebahagiaan, membawa harapan agar pengalaman ini menjadi kenangan berharga dalam pelayanan kepada sesama.


Paroki Santo Agustinus Paya Kumang Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini