Ketapang, 27 Agustus 2025 — Selasa malam (26/8) terasa berbeda di Pastoran Paroki Santo Agustinus, Paya Kumang. Tepat pukul 18.30 WIB, halaman pastoran dipenuhi senyum dan tawa umat yang datang dengan hati penuh syukur. Mereka berkumpul bukan sekadar untuk menghadiri acara, tetapi untuk ikut merasakan kebahagiaan dua gembala mereka: RP. Vitalis Nggeal, CP yang merayakan 14 tahun Imamat, dan RD. Simon Anjar Yogatama yang bersyukur atas 17 tahun perjalanan Imamatnya.

Perayaan sederhana ini dimulai dengan doa bersama. Doa itu bukan hanya ungkapan syukur, tetapi juga sebuah pengikat hati umat dan para imam yang hadir. Seusai doa, ucapan proficiat disampaikan oleh RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP, Vikaris ex officio. Dalam tutur yang lembut, ia mengingatkan bahwa ulang tahun Imamat bukan sekadar angka, melainkan kesempatan untuk kembali menyalakan api panggilan dan menguatkan tekad untuk terus melayani dengan hati seorang gembala.
Malam itu menjadi semakin hangat dengan kehadiran RP. Sabinus Lohin, CP, Provinsial Pasionis Indonesia periode 2023–2027. Beliau, yang pernah memimpin provinsi ini sejak tahun 2007, membawa nuansa persaudaraan yang kental. Bagi para imam muda yang bersyukur atas rahmat Imamat, kehadirannya seperti tanda bahwa mereka tidak berjalan sendiri, melainkan selalu ditopang oleh saudara-saudara sekomunitas dan seluruh umat.
Beberapa imam lain juga turut hadir: RP. Damianus Sepo, CP; RD. Fransiskus Suandi; RD. Agustinus Mujianto; serta Fr. Alexander Fransesco Agnes Ranubaya. Dari kalangan umat, tampak Bapak Jeno Leo selaku Ketua Dewan Pastoral Paroki, Bapak Leonardus Rantan, S.H., M.Sos. selaku mantan Ketua, serta jajaran DPP inti. Mereka hadir bukan karena undangan resmi, tetapi karena rasa cinta dan kedekatan dengan para imam yang selama ini berjalan bersama mereka.
Umat Paroki Santo Agustinus pun tampak antusias. Ada yang datang membawa doa, ada pula yang menyuguhkan senyum dan pelukan hangat, seolah berkata: “Pastor, terima kasih karena telah setia mendoakan dan membimbing kami.”
Di akhir perayaan, RD. Simon Anjar Yogatama sempat menyampaikan sepatah kata. Dengan mata yang berbinar ia berkata, “Perjalanan Imamat ini tidak pernah mudah, tetapi selalu indah karena dijalani bersama Tuhan dan bersama kalian, umat yang saya cintai.” Sementara RP. Vitalis Nggeal, CP menambahkan dengan penuh kerendahan hati, “Doakan kami, agar kami tetap setia, tidak hanya hari ini, tapi sampai akhir hidup kami.”
Malam itu, pastoran bukan hanya menjadi tempat perayaan, tetapi juga rumah persaudaraan. Dalam kesederhanaan, umat dan para imam merasakan satu hal yang sama: syukur yang tak habis-habisnya atas rahmat Imamat dan panggilan untuk terus berjalan bersama, setia hingga akhir.
Ditulis oleh Sapriyun
Foto oleh Komsos Paroki St. Agustinus Paya Kumang





















