Pada hari Rabu, 27 Mei 2026, telah dilaksanakan Rapat Rutin Para Pastor Dekenat Timur Keuskupan Ketapang yang berlangsung di Paroki St. Yoseph Serengkah sejak pukul 09.00 WIB hingga 13.30 WIB. Pertemuan ini melibatkan para imam dan pelayan Gereja dari wilayah Paroki St. Petrus Rasul Nanga Tayap, St. Paulus Rasul Tumbang Titi, St. Carolus Borromeus Tembelina, serta Paroki St. Yoseph Serengkah. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Pedoman Dasar Dekanat Keuskupan Ketapang (Hal.5) yang menegaskan bahwa pertemuan para imam se-dekenat dilaksanakan dua bulan sekali secara bergiliran di paroki atau lembaga karya dalam wilayah dekenat.

Logo Dekanat Timur

Pertemuan rutin ini menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, kebersamaan, dan kerja sama antar imam serta tarekat dalam semangat pelayanan Gereja. Selain sebagai sarana berbagi pengalaman pastoral dan pewartaan kabar gembira di masing-masing paroki, rapat juga menjadi kesempatan untuk mendiskusikan berbagai kebutuhan dan tantangan umat, informasi pelayanan bersama se-dekenat, serta perkembangan informasi dari Keuskupan. Melalui pertemuan seperti ini diharapkan tumbuh inisiatif dan inovasi pelayanan pastoral yang semakin baik demi perkembangan Gereja dan kehidupan menggereja di wilayah Dekenat Timur.

Rapat dihadiri oleh RD. Cyrilus, RD. Indra, RD. Joko Umbara, RD. Bangun, RD. Kukuh, RD. Riyant, RP. Novri, serta Diakon Juandi. Beberapa agenda utama yang dibahas dalam pertemuan ini antara lain Katekis Inisiasi, rancangan supervisi pastoral, serta agenda rutin Dekenat Timur. Dalam pembahasan mengenai Katekis Inisiasi, para peserta memberi perhatian khusus pada pendampingan kaum muda dan pentingnya regenerasi tenaga pelayanan Gereja. Pendekatan dialogis, pendampingan yang lebih intensif, dan keterlibatan Orang Muda Katolik (OMK) dinilai sangat penting untuk menumbuhkan semangat pelayanan dan kehidupan iman generasi muda.

Selain itu, rapat juga membahas pendampingan kategorial di tingkat dekenat serta persiapan kegiatan Katekis Inisiasi yang direncanakan berlangsung pada tanggal 26–28 Juni 2026. Evaluasi mengenai kebutuhan tenaga iman dan regenerasi pelayan pastoral di wilayah paroki turut menjadi perhatian bersama. Dalam suasana diskusi yang terbuka dan penuh persaudaraan, para imam berbicara mengenai pembinaan iman umat, keterlibatan generasi muda dalam kehidupan Gereja, serta pentingnya membangun pelayanan yang semakin dekat dengan umat dan berakar pada nilai-nilai Kristiani.

Suasana pertemuan berlangsung hangat, sederhana, dan penuh kekeluargaan. Di sela-sela rapat, para peserta menikmati kebersamaan sambil berbincang santai di teras pastoran yang dikelilingi suasana alam hijau dan asri. Nuansa persaudaraan antar imam begitu terasa, mencerminkan semangat pelayanan bersama demi perkembangan Gereja di wilayah Dekenat Timur.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama pastoral, membangun kaderisasi pelayanan, serta menghadirkan Gereja yang semakin dekat dengan umat, terutama kaum muda, sehingga semangat pelayanan dan pewartaan Injil dapat terus berkembang di tengah kehidupan umat beriman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini