Tanjung, Sabtu, 2 Agustus 2025 – Hari masih gelap ketika para peserta Temu OMK Regio Selatan mulai bangun dan bersiap mengikuti misa pagi pukul 05.30 di gereja paroki. Mereka menginap di rumah-rumah umat dan harus benar-benar berjuang melawan rasa ngantuk. Tapi semua itu terbayar karena setelah misa, mereka mendapat kesempatan istimewa: menerima Sakramen Tobat dalam rangka merayakan Yubelium OMK. Sebuah momen rohani yang sungguh menyentuh!
Acara temu OMK ini bukan sekadar kumpul-kumpul seru. Tujuan utamanya adalah membentuk pribadi OMK yang berkualitas, luas wawasan, dan siap ambil bagian dalam kehidupan Gereja dan masyarakat. Maka, panitia menghadirkan sesi dari Komisi Kepemudaan Keuskupan Ketapang, yang diwakili oleh Kak Maria Rosa dari Paroki Santo Petrus dan Paulus, Sungai Daka. Kak Rosa membagikan kisah inspiratifnya sebagai OMK yang pernah menjadi Ketua Dewan Pastoral Paroki. Meski sempat mendapat banyak komentar miring, ia tetap bertahan dan melayani dengan setia. Keren.
Tak kalah menarik, hadir juga Pak Maskendari, tokoh politik Katolik dari Paroki Marau. Ia pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Kalbar periode 2014–2019. Dalam sesinya, Pak Maskendari mengajak OMK untuk peka terhadap dunia politik, mengenal sejarah keterlibatan umat Katolik dalam perjuangan bangsa, dan memahami peran kaum awam sebagai “garam dan terang dunia” seperti yang diajarkan Gereja.
Tentu saja, kegiatan ini juga punya sisi seru dan menyenangkan! Romo Fransiskus Suandi, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Ketapang, selalu menekankan pentingnya 3R dalam setiap acara: Rohani, Refleksi, dan Rekreasi. Maka, selain sesi serius, ada juga lomba futsal putra-putri yang penuh semangat, lomba menyanyikan Hymne Tahun Yubelium, dan pertunjukan kreatif dari masing-masing paroki yang menghibur sekaligus menginspirasi.
Yang paling mengejutkan? Tampilnya DJ Rizaldi! Ia membawakan musik daerah dan lagu-lagu hits yang langsung membangkitkan semangat semua peserta. Suasana pun pecah dengan tarian, nyanyian, dan tawa kebersamaan.
Acara ditutup dengan doa bersama yang hangat dan penuh rasa syukur. Temu OMK kali ini membuktikan bahwa bertumbuh dalam iman bisa berjalan seiring dengan kebersamaan yang menyenangkan.
Ditulis oleh Fr. Memet


















