31 Mei 2026 – Orang Muda Katolik (OMK) Dekenat Tengah menggelar kegiatan “Ziarek” (Ziarah Rekreasi) ke Gua Maria Mater Sanctae Spei yang berada di Stasi Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) Kalam, Paroki Santo Petrus dan Paulus Sungai Daka. Gua Maria ini terletak di lereng Bukit Kuri dan menjadi tujuan ziarah perdana OMK Dekenat Tengah setelah terpilihnya kepengurusan baru pada April 2026 lalu.


Gua Maria Mater Sanctae Spei

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua OMK Dekenat Tengah, F. Banjir, yang mengoordinasikan para ketua OMK dari lima paroki di wilayah Dekenat Tengah. Pada pertemuan perdana ini, OMK dari Paroki St. Petrus dan Paulus Sungai Daka, Paroki St. Gabriel Sandai, dan Paroki Hati Kudus Yesus Randau hadir dan ambil bagian dalam kegiatan bersama. Dua paroki lainnya belum dapat bergabung dan diharapkan dapat berpartisipasi pada pertemuan berikutnya.
Sebanyak 168 orang OMK dan tiga frater Passionis mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.

Misa Penutupan Bulan Maria

Rangkaian kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi bersama umat dari berbagai stasi di Paroki Santo Petrus dan Paulus Sungai Daka. Misa ini sekaligus menjadi perayaan penutupan Bulan Maria yang bertepatan dengan Hari Raya Tritunggal Mahakudus.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Kepala Paroki Santo Petrus dan Paulus Sungai Daka, RP. Donatus Anggur, CP, didampingi Pastor Valens Viktori Bain Wokal, CP. Petugas liturgi dipersembahkan oleh umat Stasi MRPD Kalam sebagai tuan rumah kegiatan.

Dalam homilinya, Pastor Donatus memberikan kesempatan kepada tiga frater untuk berbagi kisah panggilan hidup mereka. Fr. Junjung, CP dan Fr. Joice, CP mengisahkan bahwa benih panggilan mulai tumbuh sejak mereka masih duduk di bangku sekolah dasar. Sementara itu, Fr. Rafael, CP mengaku mulai tertarik menjalani hidup membiara setelah melihat kakaknya masuk biara.

Fr. Joice, CP, Fr. Junjung, CP dan Fr. Rafael, CP

Ketiga frater menegaskan bahwa setiap orang memiliki cara dan perjalanan panggilan yang berbeda-beda. Mereka juga mengajak OMK yang hadir untuk berani mendengarkan panggilan Tuhan dalam hidup masing-masing, termasuk kemungkinan untuk mengikuti jalan hidup membiara. Ajakan tersebut disambut hangat oleh umat yang hadir.

Pesan Pastor Donatus: Menjadi Pembawa Damai
Menutup homilinya, Pastor Donatus mengangkat pesan Rasul Paulus dalam bacaan kedua, yaitu agar umat hidup sehati sepikir dan dalam damai sejahtera. Kepada umat Paroki Sungai Daka, Pastor Donatus mengajak agar keluarga-keluarga menjadi cerminan kasih Tritunggal Mahakudus, tempat kasih, pengampunan, dan komunikasi yang baik terus dipelihara. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dalam stasi maupun paroki serta meneladani Bunda Maria yang selalu membawa kedamaian.

Sementara kepada OMK Dekenat Tengah, Pastor Donatus menegaskan bahwa OMK adalah motor penggerak Gereja. Di tengah perkembangan zaman digital, kaum muda diajak menjadi pribadi yang mampu membangun relasi dan komunitas yang positif, bukan menciptakan kelompok-kelompok yang memecah persaudaraan. OMK juga diajak meneladani keberanian Maria yang berkata “Ya” terhadap rencana Allah.

Menutup perayaan, Pastor Donatus mengingatkan bahwa penutupan Bulan Maria bukan berarti berpisah dengan Maria ataupun menjauh dari Allah. Sebaliknya, seluruh umat diutus kembali ke tengah kehidupan sehari-hari untuk menjadi pembawa damai dan saksi kasih Tuhan.

Outbound Persaudaraan di Gedung Serbaguna

Usai Misa, seluruh peserta berfoto bersama sebelum melanjutkan kegiatan di Gedung Serbaguna Desa Sinar Kuri. Acara diawali dengan makan bersama, di mana setiap peserta membawa bekal masing-masing.

Kegiatan kemudian dibuka oleh Pastor Koordinator OMK Dekenat Tengah, Pastor Valens Viktori Bain Wokal, CP, yang akrab disapa Pastor Itho. Dalam sambutannya, Pastor Itho menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh OMK. Ia mengajak seluruh peserta untuk bersukacita bersama, mempererat persaudaraan, dan membangun kebersamaan melalui berbagai permainan yang telah disiapkan.
“Kita tidak akan mengikuti sesi materi khusus hari ini. Kita akan bermain bersama, membangun keakraban, dan merajut persaudaraan dalam kasih,” ujar Pastor Itho.

Rangkaian outbound kemudian dipandu oleh Mariarosa, selaku koordinator bidang acara OMK Dekenat Tengah. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan tujuan agar anggota OMK dari berbagai paroki dapat saling mengenal dan membangun relasi baru.

Belajar Nilai-Nilai Hidup Melalui Permainan

Permainan pertama bertajuk “Tak Kenal Maka Tak Sayang”. Melalui permainan ini, para peserta diajak saling berkenalan dan membangun persahabatan dalam suasana yang menyenangkan. Permainan ini menanamkan nilai pentingnya mengenal sesama untuk memperluas pertemanan dan mempererat persaudaraan.

Sdri. Maria Rosa, Anggota Komisi Kepemudaan (Komkep) Keuskupan Ketapang sedang memandu permainan

Permainan kedua diberi nama “Kami Bertanggung Jawab dan Percaya”. Dalam permainan ini peserta belajar untuk mempercayai rekan satu tim sekaligus bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Nilai yang ingin ditanamkan adalah sikap tanggung jawab serta kepercayaan terhadap kemampuan sesama anggota OMK.

Sementara itu, permainan ketiga bertajuk “Kami Menjaga dan Peduli”. Melalui permainan ini, peserta diajak membangun kekompakan, kepedulian, dan perhatian terhadap sesama. Pesan yang ingin disampaikan adalah pentingnya saling mendukung, merangkul teman yang sedang mengalami kesulitan, serta menjaga satu sama lain agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif.

Sampai Jumpa di Randau

Setelah seluruh rangkaian permainan selesai, peserta menerima informasi mengenai jadwal pertemuan OMK berikutnya. Kegiatan kemudian ditutup oleh Pastor Itho dengan doa penutup.

Suasana perpisahan berlangsung hangat melalui acara sayonara yang dilaksanakan di luar Gedung Serbaguna. Para peserta saling bersalaman, bertukar pesan, dan memberikan doa satu sama lain.

Pertemuan perdana OMK Dekenat Tengah ini menjadi momentum yang mempererat persaudaraan, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat pelayanan di kalangan kaum muda Katolik.

Sampai jumpa pada pertemuan OMK Dekenat Tengah berikutnya di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Randau.

Ditulis Oleh RP. Donatus Anggur, CP, Pastor Kepala Paroki Santo Petrus dan Paulus Sungai Daka

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini