Kegiatan Mahasiswa KKN Bersama Anak-Anak Sekami dan Misdinar Paroki Simpang Dua

Simpang Dua, 13 Juli 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, tiga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar kegiatan seni bersama anak-anak sekami dan misdinar Paroki St. Mikael, Simpang Dua, Keuskupan Ketapang. Kegiatan ini berlangsung meriah di kompleks pastoran paroki pada hari Minggu, 13 Juli 2025.

Ketiga mahasiswa UAJY yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Stephanus Indrasto Tyas Murjanto (koordinator), Aiko Evelyn Patricia, dan Kathleen Finola Hutagalung serta dibantu oleh Sr. Beata PIJ. Mereka tergabung dalam kelompok KKN UAJY 2025 yang menjalankan misi sosial dan edukatif di wilayah Kalimantan Barat, tepatnya di Kecamatan Simpang Dua Kabupaten Ketapang. Salah satu fokus kegiatan mereka adalah pemberdayaan anak-anak melalui pendekatan kreatif.

Dengan semangat Hari Anak Nasional yang mengusung tema perlindungan dan pengembangan potensi anak, para mahasiswa ini menggagas lokakarya seni sederhana menggunakan bahan kertas. Anak-anak diajak untuk berkreasi membuat anyaman dari kertas.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini diikuti dengan antusias oleh puluhan anak dari lingkungan paroki. Mereka tidak hanya belajar menciptakan karya seni, tetapi juga berlatih bekerja sama, mendengarkan instruksi, dan menumbuhkan rasa percaya diri terhadap hasil karyanya sendiri.

“Melalui kegiatan seni ini, kami ingin anak-anak belajar mengekspresikan diri sekaligus melatih keterampilan motorik halus mereka,” ujar Aiko Evelyn, salah satu anggota tim KKN. Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk memberikan ruang kreativitas dan keceriaan bagi anak-anak di tengah kesibukan sekolah dan pelayanan gereja.

Romo paroki, RD. Blasius Nedi Kusmantoro yang akrab disapa Romo Nedi, turut memantau kegiatan tersebut serta menyambut baik inisiatif para mahasiswa KKN. Ia menilai bahwa kegiatan semacam ini memberikan sentuhan segar dalam pembinaan anak-anak di paroki. “Anak-anak butuh ruang bermain dan berekspresi. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami dalam membina mereka secara lebih menyeluruh,” ujarnya.

Tak hanya memberikan pelatihan, para mahasiswa juga menyediakan alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan, termasuk kertas warna, lem, gunting, dan pensil warna. Di akhir kegiatan, anak-anak diajak memamerkan hasil karyanya di meja pameran kecil yang disiapkan di halaman pastoran.

Salah satu peserta, Bayu (11), mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut. “Senang sekali bisa belajar bikin bunga dari kertas. Aku juga senang karena bisa belajar bareng teman-teman dan kakak-kakak mahasiswa KKN,” tuturnya sambil menunjukkan karya seninya dengan bangga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN tematik UAJY yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, keberagaman, dan pendidikan partisipatif. Tim KKN berharap kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan dapat meninggalkan kesan mendalam dan berdampak positif bagi masyarakat lokal, khususnya anak-anak.

Dengan semangat pelayanan dan pengabdian, mahasiswa KKN UAJY 2025 menunjukkan bahwa pendidikan dan kepedulian terhadap anak-anak bisa diwujudkan melalui cara-cara sederhana namun bermakna. Perayaan Hari Anak Nasional di Paroki Simpang Dua pun menjadi momen istimewa yang dirayakan dengan kreativitas dan sukacita bersama.

Ditulis oleh: Fr. Agrindo Zandro, calon imam Keuskupan Ketapang

Editor: Fr. Fransesco Agnes Ranubaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini